Kunjungi website dan media sosial resmi Rhoma Irama

Filmografi » Movies
Pengabdian
Rilis
1984
Produksi
PT. Naviri Film
Produser
Dharmawan Susanto
Sutradara
Maman Firmansjah
Penata Skrip
Rhoma Irama
Cerita
Rhoma Irama
Penata Kamera
Sadeli HS
Penata Artistik
Nahaly
Penata Gambar
Norman Benny
Penata Musik
Rhoma Irama
Pemeran
Rhoma Irama, Ricca Rachim, Chintami Atmanegara, Dicky Zulkarnaen, Mieke Wijaya, Sofia Amang, Popong, Nasir, Ida Zein, Jack Maland, Eddy Bakar Pare, Hengky Nero, Baron Achmadi
Sinopsis film Pengabdian

Rhoma yang terlalu sibuk dengan urusan musik, membuat istrinya, Ani, menderita batin. Ani tidak pernah menampakkan kekecewaannya, tetapi ia lalu jatuh sakit yang membuatnya menderita kebutaan. Menyadari kondisi istrinya yang demikian, Rhoma kemudian rela meninggalkan dunia musik dan beralih usaha di bidang peternakan di desa.

Menekuni usaha yang kurang dia kuasai ternyata amat sulit. Belum lagi tantangan yang datang dari peternak lain terdekat, yang merasa bakal tersaingi. Hal terakhir itulah yang kemudian memuncak pada perselisihan dan perkelahian. Keluarga Rhoma menjadi tak tenteram. Akhirnya, Rhoma memutuskan untuk kembali ke dunia musik.

sumber: filmindonesia.or.id
Lagu-lagu dalam film Pengabdian
(based on the order of appearance)
Judul Lagu
Penyanyi
Album
Rhoma Irama
Rhoma Irama
Rhoma Irama
Rhoma Irama
Rhoma Irama & Noer Halimah
Rhoma Irama & Noer Halimah
Emansipasi Wanita
Penyanyi: Rhoma Irama
Komposer/Lirik: Rhoma Irama
Wanita sekarang dalam perjuangan
Menyaingi pria di segala bidang
Di rumah, di kantor
Bahkan sampai di dalam pemerintahan

Memang peranan wanita perlu di dalam pembangunan
Tapi peranan wanita jangan sampai keterlaluan
Kalau peranan wanita melanggar batasan fungsinya
Ini bencana

Wanita dan pria tak kan pernah sama
Secara kodrati berbeda fungsinya
Jiwanya, badannya
Tuhan telah mengatur pembidangannya

Wanita ditakdirkan yang melahirkan
Bukankah ini bukti kelemahan
Wanita adalah ibu manusia
Janganlah bersikap seperti ayah

Lelaki adalah pemimpin wanita
Dalam tata kehidupan dunia
Begitulah ketetapan Sang Pencipta
Lalu kenapa kau coba merubah

Kalau aturan Tuhan sudah dirubah-rubah
Pasti kan kaudapatkan segala kepincangan
Karena kaum wanita memenuhi kantoran
Akhirnya banyak pria menjadi pengangguran

Wanita dan pria tak kan pernah sama
Secara kodrati berbeda fungsinya
Jiwanya, badannya
Tuhan telah mengatur pembidangannya

Emansipasi wanita perlu di dalam pembangunan
Emansipasi wanita jangan sampai keterlaluan
Emansipasi wanita jangan melawan takdir Tuhan
Ini bencana

Majulah wanita giatlah bekerja
Namun jangan lupa tugasmu utama
Apa pun dirimu
Namun kau adalah ibu rumah tangga

Wanita laksana tiangnya negara
Tanpa tiang coba Anda bayangkan
Kalau semua maju ke garis depan
Tentunya lemah di garis belakang

Kalau wanita juga sibuk bekerja
Rumah tangga kehilangan ratunya
Kalau wanita juga sibuk bekerja
Anak-anak kehilangan pembina

Bukan salah remaja kalau mereka binal
Bukan salah mereka kalau tidak bermoral
Bukan hanya makanan bukan hanya pakaian
Yang lebih dibutuhkan cinta dan kasih sayang

Wanita dan pria tak kan pernah sama
Secara kodrati berbeda fungsinya
Jiwanya, badannya
Tuhan telah mengatur pembidangannya

Memang peranan wanita perlu di dalam pembangunan
Tapi peranan wanita jangan sampai keterlaluan
Kalau peranan wanita melanggar batasan fungsinya
Ini bencana

***