Kunjungi website dan media sosial resmi Rhoma Irama

Filmografi » Movies
Tabir Biru
Rilis
1992
Produksi
PT. Bola Dunia Film
Produser
Hasrat Djoeir
Sutradara
Muchlis Raya
Penata Skrip
Muchlis Raya
Cerita
Muchlis Raya
Penata Kamera
Djarot Bintoro
Penata Artistik
Teuku Rusian
Penata Gambar
SK Syamsuri
Penata Musik
Rhoma Irama
Pemeran
Rhoma Irama, Ida Iasha, Ria Irawan, Rani Soraya, Abdi Palald, Leroy Osmani, Ida Leman, Ade Irawan, Chairil Anwar, Syamsuri Kaempuan
Sinopsis film Tabir Biru

Maya dijadikan pemain dalam film yang dibuat oleh Santos. Tapi kemudian Maya melarikan diri karena film Santos ternyata adalah film biru. Maya kemudian ditolong oleh Rhoma yang kemudian mengantarkannya pulang. Sesampai di rumahnya, Maya mendapati ibunya telah tewas dibunuh oleh ayah tirinya.

Karena tidak memiliki siapa-siapa lagi, Maya diizinkan tinggal di rumah Rhoma. Keberadaan Maya di rumah Rhoma diketahui oleh gerombolan Santos. Untuk membalas perlakuan Rhoma yang dinilai melindungi Maya, Santos menculik Aida, isteri Rhoma. Disusul kemudian dengan menculik Ainun, anak Rhoma satu-satunya. Dalam usahanya menyelamatkan anak-isterinya bersama Maya, Rhoma dipaksa memainkan adegan porno dengan Maya. Saat hendak melaksanakan "tugasnya", Rhoma tiba-tiba menyerang Santos. Akhirnya Rhoma berhasil membebaskan Aida dan Ainun. Santos sendiri tewas terbakar dalam perkelahian melawan Rhoma.

sumber: Wikipedia
Lagu-lagu dalam film Tabir Biru
(based on the order of appearance)
Judul Lagu
Penyanyi
Album
Rhoma Irama
Rhoma Irama & Riza Umami
Rhoma Irama & Riza Umami
Rhoma Irama
Rhoma Irama
Rhoma Irama
Rhoma Irama
Kehilangan
Penyanyi: Rhoma Irama
Komposer/Lirik: Rhoma Irama
Kalau sudah tiada
Baru terasa
Bahwa kehadirannya
Sungguh berharga

Sungguh berat aku rasa
Kehilangan dia
Sungguh berat aku rasa
Hidup tanpa dia

Kalau sudah tiada
Baru terasa
Bahwa kehadirannya
Sungguh berharga

Kutahu rumus dunia
Semua harus berpisah
Tetapi kumohon
Tangguhkan, tangguhkanlah

Bukan aku mengingkari
Apa yang harus terjadi
Tetapi kumohon
Kuatkan, kuatkanlah

Kalau sudah tiada
Baru terasa
Bahwa kehadirannya
Sungguh berharga

Sungguh berat aku rasa
Kehilangan dia
Sungguh berat aku rasa
Hidup tanpa dia

Kalau sudah tiada
Baru terasa
Bahwa kehadirannya
Sungguh berharga

Kutahu rumus dunia
Semua harus berpisah
Tetapi kumohon
Tangguhkan, tangguhkanlah

Bukan aku mengingkari
Apa yang harus terjadi
Tetapi kumohon
Kuatkan, kuatkanlah

Kalau sudah tiada
Baru terasa
Bahwa kehadirannya
Sungguh berharga

Sungguh berat aku rasa
Kehilangan dia
Sungguh berat aku rasa
Hidup tanpa dia

Kalau sudah tiada
Baru terasa
Bahwa kehadirannya
Sungguh berharga

***